Alhamdulillah Terima Kasih Polri Atas Keberhasilannya Tahun 2019

  • Whatsapp

Jurnalhitz.comImam Besar Masjid Istiqlal Jakarta KH. Nasaruddin Umar memberikan ucapkan terima kasih kepada Polri, karena pekerjaan Polisi sekarang bisa lebih baik, pengendalian keamanan dan ketertiban lingkungan masyarakat Indonesia. Polisi mengemban misi yang sama dengan Ulama.

“Sebetulnya misi Polisi dan Ulama banyak sekali kesamaan, sedikit sekali perbedaan. Jadi sama-sama ingin memberikan pembinaan terhadap umat dan warga bangsa,” ujar KH. Nasaruddin, dalam rilisan tertulis.

Bacaan Lainnya

Adapun yang menjadi tantangan Polisi dan Ulama ke depan adalah memelihara kesatuan masyarakat. Mereka pun berkewajiban menentramkan suasana di tengah gejolak seperti yang belakangan terjadi.

KH. Nasaruddin Umar imam, Alhamdulillah saya secara pribadi maupun selaku imam besar mengucapkan selamat kepada teman-teman Kepolisian karena melewati fase-fase yang sangat sensitif tapi bisa dilewati dengan suasana yang sangat mengesankan menurut saya. Ya alhamdulillah tanggal 25 yang baru lalu, 25 Desember itu kan hari-hari yang sangat penuh sensitifitas ya kalau dalam masyarakat Indonesia,”.

Dari Sabang sampai Merauke ya kita melewatinya dalam suasana kebatinan yang sangat terkendali bahkan sangat sejuk,
ya kita menyaksikan suatu pemandangan yang bahkan tidak pernah terjadi sebelumnya di banyak tempat itu seperti betul-betul orang melakukan pesta demokrasi di suatu tempat, misalnya ada saudara-saudara kita yang melakukan acara Natal tapi gerejanya mau siapkan moshalah khusus, bagi petugas keamanan yang beragama islam, itu saya kebetulan masih di luar negeri pada waktu kemarin itu, itu di viral juga, sedemikian kah toleransinya Indonesia, biar gereja menyiapkan mushola untuk pihak keamanan dan petugas keamanan yang berjaga di gerejanya itu,
itu saya kira sesuatu yang tidak pernah terjadi sebelumnya dan ini terjadi, hal lain yang terjadi juga adalah anak-anak ansor,
bergandengan tangan dengan saudara-saudaranya yang beragama lain untuk ikut serta mengamankan kegiatan Natalan di beberapa tempat.

Ada lagi satu foto itu yang di viral juga, ada seorang perempuan yang berjilbab bergandengan tangan dengan seorang suster yang juga pakai tradisinya itu sambil ketawa terbahak-bahak berdua, jadi pas hari itu kan juga ini 1 pemandangan melambangkan Indonesia yang
sedang aman ini, nah jadi sekali lagi saya ucapkan selamat kepada prestasi kepolisian kita pada hari-hari terakhir ini, ya alhamdulillah, kita juga bersyukur selaku anggota masyarakat terutama kami dari pihak Istiqlal ya, kami betul-betul bisa melewati hari-hari yang sangat khas ini, dalam suasana kami juga sangat merasa damai, kita tahu bahwa pertengahan bulan Desember sampai biasanya tanggal 5 Januari,”.

Masjid Istiqlal itu penuh dengan para pengunjung dari daerah kan kita orang kota itu biasanya liburan ke daerah, nah orang daerah itu biasanya tukaran dari memanfaatkan liburan anak-anak ini penuh, Istiqlal ini sekarang banyak sekali tamu-tamunya datang dari berbagai daerah,
Alhamdulilah tidak terjadi apapun karena kami kerjasama dengan pihak kepolisian yang sangat bagus di Istiqlal ini.

Hal lain yang juga yang saya ingin saya ucapkan selamat kepada teman-teman dari kepolisian ini ya kasus-kasus besar, kasus-kasus yang selama ini sulit dan tidak bisa kita ungkap dalam tempo yang sangat singkat alhamdulillah juga bisa dilakukan penanganan dengan cara-cara yang sangat bijak ya, kami juga salut dengan statement-statement kepolisian terakhir ini tidak menyakitkan kelompok-kelompok
siapapun ya kan, jadi kebijakan-kebijakan seperti ini saya mohon supaya dipertahankan apa yang bagus itu kita pertahankan ya, karena kita tahu bahwa ujung tombak dari pihak keamanan masyarakat itu sepertinya adalah kepolisian, kalau statement-statement Polisi
seperti yang ditunjukkan akhir-akhir ini indah dan bagus ya kita kan juga merasa lega, jadi saya sangat optimis bahwa ke depan Insya Allah, pekerjaan Polisi kita sekarang bisa lebih baik, kemudian juga kita berharap masyarakat juga bisa lebih meningkatkan kesadarannya sesama warga bangsa tidak perlu saling mencercah”.

Polisi juga niatnya bagus kok, masyarakat juga niatnya bagus dan juga himbauan saya kepada teman-teman Kepolisian juga ya dalam rangka menangani demo, demo apapun juga terutama mahasiswa, mahasiswa itu adalah anak-anak cerdas kita di masa depan juga perlu kita bina ya, mungkin kita perlu juga macam pengendalian diri dalam menangani kelompok-kelompok demonstran ini, sebab anak-anak kita ini kan juga masih muda usia, kadang-kadang pikirannya itu belum sampai sejauh yang kita bayangkan tapi juga saya selalu penanganan-penanganan kelompok mahasiswa di jalanan selama ini itu juga diberikan semacam perhatian yang sangat bagus.

Bahkan kita melihat di sela-sela demo itu masih bisa bercanda antara polisi dengan demonstran, jadi siapa yang mengamankan, siapa yang diamankan, kadang-kadang salat bareng, mahasiswanya jadi imam di Monas itu kan ya makmumnya campur-campur imam dan demonstran, jadi bagi saya itu satu pemandangan yang sangat unik yang saling teriak-teriakan satu sama lain tapi begitu salat mereka berbaur di sana itu
sambil ketawa, ini kembang-kembang demokrasi saya kira sangat indah untuk kita pertahankan,” jelas KH Nasaruddin.

KH Nasaruddin ucapkan selamat ya
masih ada waktu tersisa, tahun baru besok ini saya juga berharap dan kita berdoa bersama, semoga kita melewati tahun baru ini dalam suasana kebatinan juga yang sama kemarin-kemarin itu ya, mari kita jangan mabuk lah, boleh kita bergembira dengan panjangnya umur yang diberikan Allah SWT, kepada kita tapi jangan sampai melupakan Allah SWT, kalau perspektif kami dari Istiqlal sebagai umat Islam kita mari kita merayakan
pergantian tahun baru ini dengan sujud syukur, jadi kita sujud syukur ya, evaluasi kalau mana apa yang kita lakukan di masa lampau,”.

Harapan-harapan apa yang kita akan harapkan di masa depan, kita mohonkan kepada Allah, jangan justru kita teler, di malam tahun baru itu, itu nanti kurang berkah tahun 2020 nya kan, saya berharap bahwa masjid-masjid di seluruh Indonesia ya ikut serta juga melakukan sujud syukur
alhamdulillah mari kita ke mesjid tidak usah tumpah ruah di jalanan ya kan, kalau di mesjid di situ ada penceramahnya, di situ mungkin ada kesenian-kesenian yang bisa ditampilkan anak-anak muda kita, pokoknya kalau kelompok-kelompok milenial ini, mari kita memakmurkan masjid di malam tahun baru, itu lebih bagus daripada nanti kita melakukannya sesuatu yang tidak terpuji di jalanan,” imbaunya.

Yang paling terakhir dari saya adalah komunikasi kita ya antara Polisi, Tentara dan tokoh-tokoh masyarakat ulama itu selalu harus kita jalin lebih, kalau perlu lebih ditingkatkan lagi ya karena simpul-simpul masyarakat ini perlu sering saling mengingatkan ya, kami, saya selaku imam besar juga kalau ada hal-hal yang menurut hemat kami kurang pas yang dilakukan oleh Kepolisian, kami tidak sama sungkan-sungkan ya karena bagi saya Polisi itu bukan orang lain buat kami, siapa tahu ada manfaatnya kalau kita saling mengingatkan
satu sama lain, kami juga membuka diri kalau ada hal-hal tertentu yang bisa kami lakukan di Istiqlal sebagai simbol negara,
kami juga terbuka untuk dikritik untuk diberi masukan, nah kalau terjadi budaya seperti ini saya kira insya Allah kita bisa mengeliminir sesuatu yang tidak diinginkan di negeri kita yang tercinta ini,” tutup Imam Besar Masjid Istiqlal K.H Nasaruddin.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *