IPKEMINDO dan Ditjen PAS Gelar Seminar Nasional

Jurnalhitz.com – Pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul terus digaungkan oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo. Hal tersebut dilatarbelakangi besamya jumlah penduduk Indonesia yang diprediksi mencapai 270 juta jiwa pada tahun 2020 oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

Sejalan dengan arah kebijakan tersebut, Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (IPKEMINDO) dan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) menyadari akan pentingnya pembangunan petugas Pemasyarakatan khususnya Pembimbing Kemasyarakatan yang unggul.

Dengan semangat itulah, IPKEMINDO dan Ditjen PAS menyelenggarakan Seminar Nasional Peran Pembimbing Kemasyarakatan dan Revitalisasi Penyelenggaraan Pemasyarakatan selama dua hari pada Kamis-Jumat, 7-8 Oktober 2019, di Merlynn Park Hotel Jakarta. Seminar diikuti oleh Pembimbing Kemasyarakatan, mahasiswa, praktisi peradilan pidana, pengamat dan peneliti Pemasyarakatan serta stakeholder. Turut hadir Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjen PAS), Sri Puguh Budi Utami, sekaligus menj adi keynote speaker pada seminar tersebut.

“Jadi untuk Pembimbing Kemasyarakatan (PK) seluruh se-Indonesia mengadakan Seminar dan Lokakarya Nasional, karena posisi nya sebagai pejabat fungsional tertentu dan kita sama-sama tau bahwa Presiden mengedepankan peningkatkan kapasitas SDM kami sebagai mesin birokrasi, terus terlebih dahulu mempersiapkan agar kita bisa berperan sesuai apa yang diharapkan oleh masyarkat Indonesia khususnya untuk PK ini. Tugas strategisnya membuat litmas, memberikan rekomendasi terhadap kegiatan pembinaan maupun untuk anak ketika proses di peradilan,” Dirjen PAS Sri Puguh Utami saat diwawancarai oleh wartawan seusai acara Seminar dan Lokakarya Nasional di Merlyn Park Hotel, Jakarta Pusat, Kamis (7/11).

Dirjen PAS menjelaskan kami sedang menyusun terobosan hukum semoga bisa diterima khusus untuk pengguna, korban, dan pencandu narkoba.

“Menteri Menkumham memperintahkan kepada kami untuk melakukan FGD membuat terobosan hukum setelah menjalani masa pidana diserahkan kepada yayasan rehabilitasi atau akan dikembalikan kepada orang tuanya untuk direhabilitasi,” ungkap Dirjen PAS Utami.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *