BLANTERVIO103

Menko Maritim Bantah Penyerangan ke Wiranto Membuat Indonesia Menjadi Negara yang Tidak Aman

Menko Maritim Bantah Penyerangan ke Wiranto Membuat Indonesia Menjadi Negara yang Tidak Aman
10/11/2019
Jurnalhitz.com - Menko Maritim Luhut Binsar Panjaitan angkat bicara mengenai penyerangan terhadap Menko Polhukam Wiranto saat kunjungan kerja di Pandeglang. Luhut mengatakan kondisi Wiranto saat ini sudah semakin membaik. Meski begitu, Luhut meminta sistem keamanan harus tetap dievaluasi karena kejadian tersebut.

“Saya tentu lebih alert menghadapi ini. Tapi jangan terlalu berlebihan juga. Kita lebih berhati-hati iya, sistem keamanan kita, kita evaluasi pastilah,” kata Menko Maritim Luhut di Kantor Menko Maritim, Jakarta, Jumat (11/10).

Dia juga membantah kalau penyerangan Wiranto akan mengganggu kelancaran pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih pada 20 Oktober mendatang. Menurutnya, segala persiapan termasuk pengamanan saat pelantikan sudah dimatangkan.

“Mengenai 20 Oktober saya kira sudah ada SOP-nya Paspampres, TNI, dan Polri. Mereka tadi malam sudah ada rencana-rencana yang bagus,” ujar Luhut.

Menko Maritim juga membantah kejadian ini membuat Indonesia menjadi negara yang tidak aman. Ia berharap masyarakat tetap percaya kepada pemerintah.

“Kita harus optimis. Bahwa kita punya masalah, siapa negara yang nggak punya masalah. Di Inggris anda lihat yang begitu hebat sistem security-nya itu berapa kali ledakan,” ucap Luhut.

Wiranto diserang saat berada di Alun-alun Menes, Pandeglang. Penyerangan itu dilakukan Syahrial Alamsyah alias Abu Rara (51) saat masyakarat antusias menyambut kedatangan Wiranto. Ia menyerang Wiranto menggunakan kunai atau senjata lempar ninja.

Namun penyerangan tak hanya dilakukan Abu Rara seorang diri. Dia dibantu istrinya, Fitri Andriana (21). Keduanya telah ditangkap dan dibawa ke Mabes Polri. Akibat penyerangan tersebut, Wiranto menderita dua luka tusuk di bagian perut hingga harus menjalani operasi.

Reporter : Agung

Share This Article :
Jurnalhitz

TAMBAHKAN KOMENTAR

480167967060055368