BLANTERVIO103

Indonesia Bukan Tempat Kaum Radikalisme

Indonesia Bukan Tempat Kaum Radikalisme
10/12/2019
Jurnalhitz.com - Baru-baru ini bangsa ini dihebohkan oleh kejadian yang menimpa pejabat Negara Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto diserang pasangan suami istri saat turun dari mobil di Alun-alun Menes, Kabupaten Pandeglang, Kamis (10/10/2019).

Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Studi Masyarakat dan Negara (LAKSAMANA) Samuel F Silaen mengatakan serangan teror yang dilakukan tersebut ingin menjukkan bahwa jaringan teroris yang ada dinegeri ini sudah mengakar dan meluas diberbagai tempat, akibat benih-benih radikalisme yang sudah ditanamkan sejak orde baru tumbang.

"Saya menduga-duga saja apa yang menimpa Jenderal (Purn) Wiranto bukan kejadian biasa-biasa tapi sudah ketegori luar biasa, sebab manalah mungkin orang bisa nekat melakukan penusukan kepada pejabat Negara, Jenderal pula, jika orang tersebut tidak terpapar radikalisme 'akut'," ujar Silaen alumni LEMHANAS Pemuda I 2009.

Sangat disayangkan hal itu bisa sampai terjadi, sambung Silaen siapa yang paling bertanggungjawab atas peristiwa Itu. "Saya berharap pihak penegak hukum harus super serius membongkar mata rantai radikalisme dikalangan masyarakat".

"Sebab tidak ada peristiwa yang tiba-tiba, pasti itu berproses, nah! prosesnya itu yang harus diungkap tuntas. Kejadian ini baru permulaan dari teori fenomena gunung es yang tampak dipermukaan kecil namun sesungguhnya yang tak terlihat dipermukaan jauh lebih besar," papar Silaen.

Silaen pun berharap pemerintah melalui penegak hukum harus tegas, serius dan jangan melakukan pembiaran atas peristiwa yang menimpa Jenderal Wiranto tersebut. "Karena tidak menutup kemungkinan masyarakat biasa juga akan mengalami hal yang lebih mengerikan dari yang dialami oleh Jenderal Wiranto," tandas Silaen.

Reporter : Drey

Share This Article :
Jurnalhitz

TAMBAHKAN KOMENTAR

480167967060055368