BLANTERVIO103

Ngaku 11 Kali Beraksi, Nasib O dan R Polisi Gadungan Berakhir di Polsek Tambora

Ngaku 11 Kali Beraksi, Nasib O dan R Polisi Gadungan Berakhir di Polsek Tambora
9/03/2019

Jurnalhitz.com - Dua polisi gadungan [kaleng-kaleng] berinisial O dan R diamankan Polsek Tambora lantaran melakukan pemerasan di Jalan Duri Selatan Tambora Jakarta Barat pada, Senin 2 September 2019.

Keduanya beraksi menggunakan pistol mainan dan mengancam korban seolah telah melakukan transaksi narkoba saat berada disalah satu toko Handphone dilokasi tersebut.

"Korban diancam oleh kedua pelaku menggunakan pistol mainan agar bersedia untuk digeledah. Sambil mengancam, kunci motornya direbut kedua pelaku. Jadi korban dan motornya dibawa kedua pelaku ke kantor hansip yang tidak jauh dari lokasi kejadian," ujar Kapolsek Tambora Kompol Iver Sonn Manosoh,.SH ,didampingi Kanit Reskrim AKP Supriyatin,.SH, Selasa 3 September 2019.

Merasa curiga, korban memutuskan berteriak mencari pertolongan, sehingga masyarakat sekitar terpancing dan ikut mengejar kedua pelaku dalam perjalanan menuju kantor hansip.

Kepada polisi, pelaku mengaku saat beraksi menyamar sebagai anggota Kepolisian Polres Metro Jakarta Barat berpangkat Aiptu, selama melakukan kejahatan serupa keduanya sudah 11 kali beraksi di beberapa lokasi berbeda.

"Dari tangan para pelaku, kami sita barang bukti berupa uang sebesar Rp 900 ribu, 1 buah pistol mainan bentuk Revolver, 1 unit sepeda Motor Honda Vario Hitam, 1 buah tas warna hitam, beberapa ID Card, KTP, dan Kartu ATM," sambung Kapolsek Tambora kepada awak media.

Dari kejadian itu polisi masih melakukan pengembangan di 11 lokasi kejahatan yang pernah dilakukan kedua pelaku.

Pasalnya, dalam penangkapan kedua pelaku tersebut, polisi sempat melakukan tindakan tegas lantaran keduanya berusaha melarikan diri serta melawan petugas.

"Terlebih dulu kami lakukan tembakan peringatan sebanyak 2 kali, namun tidak di indahkan pelaku terus berusaha melarikan diri, maka terpaksa kedua pelaku kami lumpuhkan pada bagian kaki," tegasnya.

Atas alasan dari setiap hasil kejahatan yang di gunakan kedua pelaku untuk membeli narkoba, kemudian polisi menyatakan keduanya positif narkoba usai dilakukan tes urine.

"Akibat perbuatanya, kini pelaku O dan R kami jerat dengan Pasal 368 KUHP dan 365 KUHP, dengan ancaman 9 Tahun Penjara," tutupnya.

Reporter
: Herpal

Share This Article :
Jurnalhitz

TAMBAHKAN KOMENTAR

480167967060055368