Ngeri !! Kondisi Jembatan Ndeotadi 99 Rusak Parah Belum Tersentuh Pemerintah Setempat


Jurnalhitz.com - Sebuah jembatan gantung yang berada di Kampung Ndeotadi 99 Kecamatan Bayabiru, Kabupaten Paniai, Papua kondisinya rusak parah, tidak ada perbaikan yang signifikan membuat kondisi jembatan yang dibangun pada tahun 2016 itu sangat memprihatinkan.

Beberapa bagian jembatan seperti tali baja, besi penahan beban, dan papan jembatan sudah keropos dan rusak, bahkan sebagian besar papan lantai jembatan sudah hilang karena di terjang banjir.

Karena tidak memiliki dana, warga tak mampu memperbaiki dan terpaksa melintas melalui baja penyangga jembatan dengan bermodalkan keberanian meski melawan maut jika jatuh di arus kali degeuwo.

Diketahui bahwa selama 24 jam jembatan  ini selalu dilintasi warga baik ke Dusun Panbo, Kampung Bayabiru dan sekitarnya guna melakukan aktifitasnya sehari-hari.

Sungguh ironis, sudah beberapa kali warga setempat mengusulkan serta berharap perhatian Pemerintah Daerah, namun sampai saat ini tidak ada jawaban atau kunjungan kewilayah tersebut, dan warga hanya menerima janji-jani semata.

Warga khawatir jika jembatan tersebut putus beberapa kampung akan terisolir, karena warga harus menempuh jalan lain yang kondisinya jauh dan berjalan kaki melewati gunung serta jurang terjal.

Seorang warga yang tinggal di Ndeotadi 99 yang enggan namanya disebutkan setelah melewati jembatan tersebut mengatakan, beberapa bulan yang lalu telah terjadi jatuhnya korban di jembatan tersebut di akibatkan papan jembatan yang sudah lapuk, sehingga korban jatuh ke sungai dan sampai hari ini jazad korban tidak di temukan.

“Maka dari itu, Warga Ndeotadi berharap agar pemerintah daerah dapat memperhatikan kondisi jembatan yang ada dan agar bisa memperbaiki jembatan tersebut guna untuk kepentingan warga yang tinggal di wilayah tersebut,” kata dia. Rabu (07/08/2019).

Setelah di konfirmasi, Kepala Suku Marius Murip berharap kepada pemerintah untuk segera memperbaiki jembatan tersebut, karena dikhawatirkan akan putus saat digunakan warga.


“Ini tidak menutup kemungkinan jika kondisi jembatan terus seperti itu akan kembali menelan korban jiwa lebih banyak. Mana perhatian pemerintah setempat," pungkas Marius Murib.

Reporter : RK