BLANTERVIO103

Menteri Susi Ajak Wartawan Lebih Peduli dengan Sampah

Menteri Susi Ajak Wartawan Lebih Peduli dengan Sampah
8/19/2019

Jurnalhitz.com - Merayakan Hari Ulang Tahun ke 74 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pandu Laut Nusantara, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI, Yayasan Eco Nusa bersama puluhan komunitas yang tersebar di seluruh Indonesia kembali menyelenggarakan gerakan Menghadap Laut di Pantai Timur, Ancol, Jakarta Utara, Minggu (18/8).

Gerakan yang dilakukan untuk kedua kalinya ini bertujuan untuk membangun kesadaran bangsa Indonesia bahwa laut adalah masa depan bangsa.

Aksi bersih-bersih di pinggir pantai turut hadir juga dari kalangan selebritis Indonesia, Youtuber, Puteri Selam Indonesia, dan para Duta Besar yang berada di Indonesia seperti Kanada, Panama, Belanda, Polandia, Norwegia.

Data sampah terkumpul di Pantai Timur Ancol sebagai berikut :

• Soft plastik. : 409,6
• Hard plastik. : 107,6
• Kertas : 23
• Karet : 395,6
• Tekstil : 6.119
• Kayu olahan : 187,2
• Logam : 2,6
• Kaca & keramik :129,3
• B3 : 3,9
• Lain-lain. :147,5
Total Sampah yang dikumpulkan : 7.525,3 kg

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti meminta agar kebiasaan masyarakat membuang sampah di laut segera disudahi. Sebab, ia khawatir jika kebiasaan itu tetap dilakukan, jumlah sampah di laut akan lebih banyak daripada ikan.

"Dalam rangka kegiatan Pandu Laut Nusantara yang kedua dimana tahun lalu kita lakukan di 110 titik seluruh Indonesia, mendapatkan 360 ton sampah dan 100 ribu orang yang terlibat di 110 titik di wilayah Indonesia," ucap Menteri KKP Susi dalam sambutan nya di acara Menghadap Laut, Pantai Timur, Ancol, Jakarta Utara, Minggu (18/9/2019) sore.

Lebih jauh Menteri Susi mengatakan hari ini kita rencanakan 74 titik, dan dikarenakan antusiasme masyarakat Indonesia menjadi 108 titik di wilayah Indoesia.

"Sebetulnya bukan sekedar memungut sampahnya saya pikir ini adalah sebuah kebangkitan kepudulian masyarakat Indonesia dan juga Dunia. Terlibat dalam aksi tersebut juga ada Duta besar Panama, Belanda, Jepang lengkap dari masyarakat Internasional juga banyak yang berdatangan," papar dia.

Menteri Susi menyebutkan Pandu Laut Nusantara ada 200 komunitas, juga ada influencer, Individual, artis, drivvers, dan semua yang mencintai dan menjaga laut Indonesia.Dan laut menjadi bagian dari negeri kita yang sangat penting, karena 71 persen wilayahnya adalah laut.

Lanjut Menteri Susi menjelaskan laut adalah sumber protein untuk sumber daya manusia ke masa depan, sumber protein yang sangat mudah dan sangat luar biasa kualitasnya karena ada omeganya.

"Pak Presiden pidato pada acara 16 Agustus kemaren, kita membangun infrastruktur. Namun kita juga harus memulai membangun sumber daya manusia Indonesia yang unggul, hanya bisa kalau keadaan manusia Indonesia sehat yang kedua untuk IQ nya tinggi," ungkap dia.

"Karena kita bangun infrastruktur sekolah bangun semua fasilitas, kalau IQ nya manusia-manusia Indonesia rendah diajarin apa saja juga susah. Kita disini jadi pintar karena IQ nya tinggi dan saya yakin anda semua memakan protein yang baik," ucap dia.

Menteri KKP mengajak dan kampanyekan ayo kita makan ikan, kita bersihkan laut supaya lautnya sehat, ikan nya banyak, untuk dimakan banyak oleh orang Indonesia yang banyak. Kalau ikan nya sedikit tidak cukup, maka kita jaga perangi ilegal fishing sekarang kita perangi sampah yang mengotori laut.

"Hari ini adalah sebuah point kebersamaan, sebuah mildstone bahwa kepedulian adalah bergaung bersambut ada surfers, ada putera nya dari Duta nya Kanada, Tora Sudiro, Nirina, Chaca. Saya pikir semua profesi manusia disini bersatu, semua bangsa bersatu, semua suku bersatu, Indonesia bersatu kita harus jaga itu," ujar Susi.

"Dengan satu kerjasama dan gotong royong, istilah gotong royong ini harus kita kembalikan karena gotong royong lah kita bisa maju lebih cepat, kita bisa kejakan banyak hal. Kalau berkerja sendiri kekuatan nya tidak bakalan ada," imbuh dia.

Lebih lanjut, Susi mengatakan jadi ayo semuanya kita juga memulai bukan soal membersihkan sampahnya, kita juga hari-hari kita mulai kurangi pemakaian plastik sekali pakai.

"Kalau di Kementerian Kelautan dan Perikanan bawa botol palstik kita denda Rp 500 ribu, besok mulai bikin peraturan wartawan mau mewawancari saya bawa botol plastik tidak jadi wawancarai kalau perlu di denda," tutur Susi.

"Tidak bawa kantong kresek, tidak bawa botol plastik, bawa botol air yang tahan lama. Kalau sekarang disini ada 1000 orang bilang saya tidak akan pake sedotan, tidak pake botol mineral sekali buang, 1000 hari berkurang botol itu sampah," ucap Susi.

"Bukan hanya pencuri ikan, pengotor laut, pemakai plastik sekali pakai juga kita tenggalamkan," tegas Susi,

"Intinya, hey anda semua keren, telah membersihkan sampah. Ayoo kita kurangi sampah platik sekali pakai untuk tetap keren," ucap dia

“Kita tidak mau 2030 nanti lebih banyak plastik dari pada ikan di laut kita, itu yang tidak boleh. Kita butuh ikan yang lebih banyak untuk makan orang kita, untuk lebih pintar, lebih sehat, laut pun harus sehat untuk ikan lebih banyak,” kata Susi.

Susi mengatakan masih banyak masyarakat yang mengibaratkan laut sebagai tempat pembuangan sampah. Meski begitu, ia merasa sejauh ini mulai banyak masyarakat yang peduli dengan lingkungan laut.

“Ya kalau di Indonesia sudah ada yang mulai sadar bersih, yang sadar yang punya bisnis wisata ya biasanya dijaga. Tapi yang belum banyak tempat-tempat yang kayak gini nggak ada tempat permukiman masing-masing buang sampah seenaknya, seolah-olah ini adalah tempat sampah, TPA, padahal kan bukan,” ucap Susi.

Lebih lanjut, Menteri KKP menegaskan, masalah sampah di laut sebenarnya bukan hanya menjadi masalah di DKI saja. Untuk itu, ia mengimbau semua masyarakat Indonesia tidak lagi membuang sampah ke laut, khususnya sampah dari plastik sekali pakai.

“Ya bukan cuma untuk DKI, untuk kita semua, Pak Anies sendiri tidak bisa, pemerintah pusat, pemerintah DKI, masyarakat DKI, pengusahanya masyarakat biasanya. Wartawan juga harus lebih peduli dengan sampah-sampah kita,” imbuh Susi.


“Jangan pakai botol minum plastik sekali pakai di kantong kalian, harus tumblr dong, nah bawa tumblr kaya begini,” tandas dia.

Reporter : Agung

Share This Article :
Jurnalhitz

TAMBAHKAN KOMENTAR

480167967060055368