BLANTERVIO103

Lapas Abepura Sudah Kembali Kondusif Pasca Kerusuhan Napi

Lapas Abepura Sudah Kembali Kondusif Pasca Kerusuhan Napi
8/30/2019
Foto : Lapas Abepura (dok : Jubi). 
Jurnalhitz.comLapas Klas II A Abepura sudah kondusif, Pasca kerusuhan kemarin Kamis (29/08/2019). Saat ini, kondisi keamanan lapas Klas II A Abepura berhasil dikendalikan oleh petugas Lapas Abepura dibantu aparat keamanan Polri dan TNI.

Kabag Humas dan Protokol Dirjen PAS, Ade Kusmanto mengatakan, warga binaan sudah berhasil ditenangkan serta sudah menempati blok huniannya masing-masing.

Berdasarkan informasi dari pihak lapas Klas IIA Abepura yang baru saja berhasil dihubungi sebelumnya , bahwa kejadikan kerusuhan Lapas Klas II A Abepura diawali kemarin Kamis, (29/08/2019)," kata Ade dalam memberikan keterangan siaran pers di Jakarta, Jumat (30/8).

Lanjut Humas Dirjen PAS menjelaskan sekitar jam 09.30 WIT. Kalapas Abepura Kornelles mendapat informasi dari aparat keamanan setempat bahwa ada pergerakan massa kearaha Lapas Abepura, atas Informasi tersebut, Kalapas memerintahkan petugas lapas untuk menghentikan sementara layanan kunjungan dan memberikan pengertian kepada keluarga narapidana.

"Setelah layanan kunjungan dihentikan, Kalapas dan jajaran melakukan pengamanan secara persuasif kedalam dengan cara mengajak seluruh narapidana untuk berdialog dan menyampaikan alasan mengapa untuk sementara layanan kunjungan dihentikan dan untuk sementara layanan kunjungan dihentikan. Para narapidana mengerti atas kebijakan tersebut," ujarnya.

"Setelah berdialog dengan narapidana, Kalapas meminta kepada seluruh narapidana untuk masuk kedalam blok, tetapi narapidana tidak mau dengan alasan ingin menonton tv untuk mengetahui kondisi diluar," ungkap dia.

Sementara Humas Dirjen PAS mengungkapkan untuk sementara kondisi di dalam Kondusif, namun pukul 14.00.

"Terjadi keributan lagi, diduga dipicu oleh beberapa narapidana yang memanfaatkan situasi diluar lapas dengan melempari batu kearah perkantoran lapas," tutur dia.

Lanjut ia mengatakan melihat adanya gangguan kemanan dan ketertiban maka pihak lapas langsung minta bantuan pihak POLRI dan TNI.

"Namun saat menunggu bantuan aparat keamanan POLRI dan TNI, sekelompok Narapidana ada yang melarikan diri melalui pos atas dengan cara menyerang petugas dan berusaha merampas senjata, meskipun sebelumnya sudah diberikan tembakan peringatan," ungkap dia.

"Karena mendapatkan perlawanan dari sekelompok narapidana yang berusaha melarikan diri dari pos atas, maka kalapas memerintahkan petugas untuk menyelamatkan diri membawa senjata yang dipegang dengan cara melompat dari pos atas," ujar dia.

Lanjut Ade memaparkan akhirnya 4 orang narapidana berhasil melarikan diri. "Tidak beberapa lama TNI dan POLRI datang dan mulai melakukan tindakan yang bertujuan melumpuhkan narapidana yang berbuat anarkis," ucap dia.

"Sekitar pukul 16.30. kondisi mulai kondusif, petugas lapas bersama TNI dan POLRI melakukan sweeping kedalam blok untuk mengamankan barang-barang terlarang," ungkap dia.

"Bengkel kerja yang berada dekat dengan masjid dan blok berhasil di bakar oleh narapidana. Sumber Api diduga dari ban yang dibakar dan berasal dari dari lapas," jelas dia.

"Sejak kondisi diluar lapas Abepura tidak kondusif, kalapas memerintahkan seluruh petugas hadir untuk ikut membantu pengamanan," tuturnya.

Humas Dirjen PAS menjelaskan kerusuhan tersebut mengakibatkan :

a. Ruang bengkel kerja terbakar.
b. 4 org narapidana melarikan diri.
c. Satu org ptgs pos atas mengalami patah tulang.

"Saat ini lapas dalam kondisi aman dan kondusif dengan jumlah 689 (enam ratus delapan puluh) dengan jumlah 689 (enam ratus delapan puluh sembilan) orang narapidana, dimana sebelumnya Kamis, 29 Agustus 2019 ada 693 (enam ratus sembilan puluh tiga)  orang narapidana," tandas dia.

Reporter : Agung

Share This Article :
Jurnalhitz

TAMBAHKAN KOMENTAR

480167967060055368