BLANTERVIO103

Kepala Kesbangpol DKI : Pemda DKI Mendorong Pengungsi Mencari Tempat Tinggal Selanjutnya

Kepala Kesbangpol DKI : Pemda DKI Mendorong Pengungsi Mencari Tempat Tinggal Selanjutnya
8/31/2019

Jurnalhitz.com - Terhitung sejak tanggal 28 hingga 31 Agustus 2019 United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) melakukan notifikasi hasil asesmen untuk menilai tingkat kerentanan.

"Bantuan rentan yang diberikan selama 1 bulan ini agar para pengungsi segera mencari tempat tinggal selanjutnya dari tempat penampungan sementara, baik itu kontrakan maupun kost-kostan dan lain sebagainya," kata Ketua Harian Satgas Pengungsi Luar Negeri Kemenko Polhukam, Chairul Anwar kepada wartawan, Sabtu 31 Agustus 2019.

Dirinya mengatakan sesungguhnya pemerintah Indonesia tidak diwajibkan untuk memberikan bantuan bagi UNHCR, terlebih hal tersebut semata konteks kemanusiaan dari pemerintah kepada para pengungsi.

Terlihat hingga saat ini pengosongan bagi para pengungsi sudah dilakukan sejak 3 hari kedepan, di gedung Kodim Jalan Bedugul Daaan Mogot, Kalideres Jakarta Barat.

"Sebanyak 351 pengungsi asal afganistan, somalia, irak dan iran tercatat dalam tiga hari dari kemarin sudah mengosongkan tempat penampungan menggunakan 5 unit mobil yang difasilitasi UNHCR," sambungnya.

Chairul Anwar berharap agar Pemprov DKI untuk lebih flexible, karena usaha-usaha pengosongan dari UNHCR sedang dilakukan.

"Kita akan evaluasi dan mencari solusi alternatif apa langkah yang nanti dilakukan UNHCR, mengingat unjuk rasa dibeberapa kota, Makasar, Batam dan sebagainya mulai dilakukan. semua itu agar Pemprov DKI dapat lebih bijak lagi memperhatikan dari segi kemanusiaanya," katanya.

Senada dengan Chairul Anwar, Kepala Kesbangpol DKI Tofan Bahri menyampaikan, bahwa bantuan uang sebesar 1 juta dari UNHCR tersebut agar pengungsi bisa bertahan di tempat penampungan sementara hingga tempat tinggal selanjutnya.

"Bantuan uang itu memutus Pemda DKI untuk mendorong pengungsi mencari tempat-tempat tinggal selanjutnya dan dimana saja," paparnya.

Terlepas dari hal itu, mirisnya pengosongan para pengungsi tersebut diwarnai teriakan histeris dari salah satu warga asal Afganistan.

Foto : Kepala Kesbangpol DKI Tofan Bahri 
"Iya itu tadi warga negara afganistan, orang ini ada penyakit darah tinggi," imbuh salah seorang warga yang enggan menyebut namanya saat dikonfirmasi.

Reporter
: Herpal

Share This Article :
Jurnalhitz

TAMBAHKAN KOMENTAR

480167967060055368