BLANTERVIO103

Iptu Dimitri : Anggota Geng Motor yang Ditangkap Diantaranya Masih Berstatus Pelajar

Iptu Dimitri : Anggota Geng Motor yang Ditangkap Diantaranya Masih Berstatus Pelajar
8/29/2019

Jurnalhitz.com - 5 kelompok geng motor yang beraksi pada Minggu 25 Agustus 2019 dini hari lalu di Jalan Arjuna Kebon Jeruk Jakarta Barat, akhirnya sebanyak 14 pelaku berhasil diamankan Satuan Reskrim Polres Metro Jakarta Barat.

"Geng motor ini terbagi ada 5 kelompok, yakni, Geng Motor Simprug, Geng Motor Enjoy Ciledug, Geng Motor Angsana Kebon Jeruk, Geng Motor Bulak Bekasi, dan Geng Motor Kembangan Palmerah. Seluruhnya tergabung dalam Geng Motor Jakarta-Tangerang All Star," ujar Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat AKBP Edi Suranta Sitepu saat Press Konferensi di halaman Mapolres Metro Jakarta Barat, Rabu 28 Agustus 2019.

Kanit Krimum Polres Metro Jakarta Barat Iptu Dimitri menjelaskan, kelompok geng motor ini dikenal sadis. Selain cari nama di kelompoknya, para pelaku yang juga berjumlah 21 orang ini aksinya tidak segan melukai korban hingga meregang nyawa.

"Dari salah satu kelompok korban yang tewas bernama Muhammad Anjay (23) dan dua diantaranya terkena luka bacok. Semuanya ada 21 pelaku, kemudian 7 lagi masih dalam pengejaran (DPO)," kata Iptu Dimitri. Rabu (28/8).

Sejumlah pelaku yang sudah tertangkap ini, kata Dimitri diantaranya masih berstatus pelajar, dan 5 pelaku lagi ditembak kakinya lantaran melawan petugas saat ditangkap.

"Para pelaku yang kita tangkap berinisial, MM (18), RS (21), FH (20), RH (22), SAA (19), APP (15), MIK (16), BDO (18), RR (16), AG (15), DM (15), RZZ (18), SP (20), TA (16)," ucapnya.

Dimitri mengatakan, pemicu jatuhnya korban tewas bermula saat para pelaku saling ejek di Instagram, kemudian saling bertemu hingga bentrok di lokasi tersebut.

"Mereka buat janji ketemu dilokasi tersebut, para pelaku ini kemudian langsung menikam korban sambil mengatakan jangan macam-macam dengan Gangster Jakarta Tangerang," sambungnya.

Sebelumnya, korban (Anjay) bersama dua korban terluka sempat dilarikan ke Klinik 24 jam kemudian dirujuk ke RS Pelni, sedangkan Anjay meninggal lantaran banyak mengeluarkan darah dan dua korban terluka dirujuk ke RS Tarakan.

Dari tangan para pelaku, Polisi berhasil menyita barang bukti berupa, 2 buah Gosir gagang besi : 2 buah, 1 buah Clurit gagang kayu, 1 buah Clurit tanpa gagang, samurai gagang besi kuning, Stik golf, 1 unit Handphone, sepasang pakaian korban, dan 1 Unit SPM Honda Beat Warna Putih tanpa plat nomor.

"Atas perbuatanya para pelaku ini kita jerat dengan Pasal 170 Ayat (2) dan atau Pasal 358 ayat (2) KUHPidana," tutup Dimitri.

Reporter : Herpal

Share This Article :
Jurnalhitz

TAMBAHKAN KOMENTAR

480167967060055368