Dandim 0311/Pessel Imbau Pemilik dan Warga Jangan Buka Lahan dengan Cara Membakar


Jurnalhitz.com - Lokasi kebakaran hutan dan berada dalam area Hutan Produksi Konversi (HPK) sebagian besar merupakan lahan gambut sehingga cukup sulit untuk mendeteksi dan memadamkan api. Hal ini dikatakan Dandim 0311/Pessel Letkol Kav Edwin Dwiguspana, M.Tr (Han) saat melakukan pemadaman api dilokasi kebakaran lahan perkebunan.

Dandim 0311/Pessel bersama personil Koramil 01/Pc Soal dan anggota unit inteldim dengan sigap melakukan pemadaman di J lunang yang merupakan lahan HPK (Hutan Konservasi Produksi), pada Minggu (11/8/2019).

"Lokasi merupakan lahan gambut sehingga sangat sulit untuk kita mencari titik api, hanya dengan mendeteksi asap saja yang bisa kita lakukan. Itupun dengan peralatan seadanya, seperti ranting dan daun-daun kayu," urai Dandim.

Lebih lanjut Dandim mengungkapkan, jika beratnya medan yang dilalui menuju lokasi kebakaran, sehingga tidak dapat untuk membawa peralatan pemadaman.

"Medan yang dilalui cukup sulit, sehingga sangat sulit untuk membawa perlengkapan pemadam api," paparnya.

Kendati demikian, Dandim mengaku akan terus melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah khususnya BPBD daerah untuk melakukan pemadaman api dilokasi kebakaran tersebut.

"Kita akan terus berkordinasi dengan pihak terkait dan terus berupaya untuk melakukan pemadaman sehingga titik api dapat dipadamkan dan tidak menjalar ke tempat lain," tegas Edwin Dwiguspana.

Selain itu, Letkol Kav Edwin Dwiguspana, M.Tr (Han) juga menghimbau kepada masyarakat khususnya yang akan membuka lahan perkebunan untuk tidak membakar dalam membuka lahan baru.

"Dihimbau kepada masyarakat untuk tidak membudayakan bakar-membakar dalam hal pembukaan lahan baru, karena sangat berakibat fatal tidak saja bagi pemilik lahan akan tetapi juga berdampak kepada orang banyak," pungkasnya.

Reporter : Sugeng