BLANTERVIO103

Berkat Inovasi Titip Bandaku, Pengelolaan Kearsipan Klaten Naik Kasta

Berkat Inovasi Titip Bandaku, Pengelolaan Kearsipan Klaten Naik Kasta
8/31/2019

Jurnalhitz.com - Tata kelola kearsipan Pemerintah Kabupaten Klaten naik kasta. Salah satunya melalui inovasi Program Titip Bandaku mengantarkan Dinas Arsip dan Perpustakan Kabupaten Klaten masuk enam terbaik di ajang Lomba Lembaga Kearsipan Tingkat Jawa Tengah 2019. Padahal dua tahun terakhir pengelolaan kearsipan di Klaten sempat terpuruk.

Piagam dan Piala Penghargaan diserahkan langsung Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah Prijo Anggoro kepada perwakilan Dinas Arsip dan Perpustakaan Klaten di Aula Pertemuan Dinas Arsip dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah di Semarang. Rabu, (29/08/19) lalu bersama lima kabupaten pemenang lainnya.

Ada enam aspek indikator penilaian yang diukur meliputi ketersediaan peraturan daerah dan Peraturan Bupati Bidang Kearsipan, sarana prasarana pendukung, organisasi perangkat daerah sebagai binaan kearsipan daerah, inovasi daerah dan profil lembaga kearsipan. Keenam aspek diverifikasi oleh Tim Verifikator Provinsi berikut administrasi pendukung.

Kepala Bidang Kearsipan Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Klaten Rinto Padmanto menjelaskan lebih dari setahun tenaga arsiparis Klaten mengerjakan kekurangan aspek-aspek pengelolaan arsip daerah. Bukan itu saja, kata dia sarana pendukung seperti ketersedian depo penyimpanan arsip statis dengan standart nasional telah rampung dibangun.

“Saat ini kegiatan pembinaan organisasi perangkat daerah dijadikan orientasi. Termasuk di dalamnya pemerintah desa. Salah satu program yang menarik dan sedang dikawal saat ini adalah Program Titip Bandaku di daerah rawan bencana erupsi Merapi,” jelas Rinto. Jumat (30/8).

Ditambahkan Rinto, Program Titip Bandaku ini program inovasi baru. Klaten yang dikenal daerah rawan bencana seperti erupsi menjadi sasaran program. Desa di lereng Gunung Merapi seperti Desa Balerante, Kemalang, Klaten menjadi lokasi percontohan.

Arsip warga Desa Balerante seperti dokumen sertifikat tanah, BPKB adalah surat berharga. Arsip seperti ini sering dilupakan untuk diselamatkan ketika ada bencana erupsi. Akibatnya banyak arsip penting ini rusak dan terbakar akibat awan panas. Dengan program inovasi ini arsip penting itu bisa diselamatkan dengan cara discan atau dibuat arsip digital. "Masyarakat bisa tenang, karena arsip digital ini mempunyai nilai kekuatan hukum yang sama setelah dilegalisasi oleh Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Klaten".

“Kedepan akan lebih baik jika tenaga arsiparis Klaten ditambah. Sebab saat ini di Dinas Arsip dan Perpustakaan Klaten hanya memiliki dua arsiparis. Untuk mengampu sebagai lembaga pembina kearsipan dengan 59 OPD dan 401 desa se-Kabupaten Klaten, kebutuhan tenaga arsiparis memang masih terbatas,” pungkas Rinto.

Reporter : Eko

Share This Article :
Jurnalhitz

TAMBAHKAN KOMENTAR

480167967060055368