Dompet Dhuafa Membangun Jaringan Perternak Rakyat


Jurnalhitz.com - Tak terasa Hari Raya Kurban tinggal sebulan lagi, harga daging di pasaran mulai merangkak naik. Hal tersebut dipicu pasokan daging dari sentra ternak berkurang lantaran musim kemarau dan kekeringan, sehingga berdampak pada kualitas ternak yang ada. Tapi jangan khawatir akan hal tersebut, karena Dompet Dhuafa telah menyiapkan program THK.

Namun masyarakat tidak perlu khawatir dengan niat ibadah kurbannya, mengingat sejumlah lembaga sudah menyiapkan hewan kurban. Salah satunya adalah Dompet Dhuafa melalui Tebar Hewan Kurban (THK) yang sudah mengamankan pasokan hewan kurban, lengkap dengan standar memadai, berkualitas hingga harga yang terjangkau.

Etika Setiawati, GM Marketing Communication Dompet Dhuafa mengatakan, berkurban melalui lembaga memiliki nilai yang istimewa. Nilai utama berkurban melalui lembaga yaitu kesehetan ternak terjaga, mutu dan kualitas teruji, daging-daging kurban tersalurkan secara tepat, sesuai tujuan nya hingga menumbuhkan perekonomian para perternak yang telah menjadi mitra Tebar Hewan Kurban (THK) Dompet Dhuafa.

"Tahun ini Dompet Dhuafa menargetkan kurban sebanyak 30 ribu ekor kambing dan pendistribusiannya menjangkau 34 Provinsi di Indonesia, termasuk juga wilayah terdampak bencana seperti Palu, Lombok, Banten, Samarinda dan Konawe," ucap Etika saat memberikan keterangan pers nya di Saung Ternak Kahadean, Cianjur, Rabu (10/7/2019) sore.

Selain itu, kata dia pihaknya mendistribusikan hewan kurban ke tujuh negara seperti Timor Leste, Filipina, Myanmar, Vietnam, Palestina, Thailand dan Bangladesh. "Pengadaan hewan kurban telah memenuhi standar dan mutu kualitas, termasuk kesehatan hewan kurban yang terseleksi oleh tim Quality Control," tambah dia.


"Program Kampung Ternak Nusantara (KTN) sebagai upaya lembaga untuk memasarkan hewan ternak dari para perternak lokal. Selain itu juga meningkatkan kesejahteraan perternak kecil, membangun jaringan perternak rakyat," tandas Etika.

Reporter : Agung