Polisi Masih Mendalami Kabar Cokelat Beracun di Pekalongan Jawa Tengah

Foto : Kapolres Pekalongan AKBP Fery Sandi Sitepu (kiri)
Jurnalhitz.com - Beredar dan Viralnya foto cokelat beracun dan surat dari Dinas Kesehatan Puskesmas Kusuma Bangsa Kota Pekalongan, Jawa Tengah di beberapa media sosial, dimana dalam info yang telah beredar itu dijelaskan bahwa cokelat tersebut beracun dan telah memakan korban sebanyak tiga orang anak kecil meninggal dunia.

Mohon maaf, share ajaa..Cokelat ini beracun..Barusan kejadian di Budi Rahayu, 3 anak meninggal setelah makan coklat ini.. 3 orang yang lain dirujuk ke Bendan juga meninggal.. Mohon anak-anak diperhatikan.. Maturnuwun. keterangan dari pesan singkat yang beredar di grup WhatsApp.

Menurut keterangan surat dari Dinas Kesehatan Puskesmas Kusuma Bangsa bahwa ketiga anak sedang bermain bareng lalu mereka jajan cokelat beracun tersebut. Sementara pada postingan foto coklat beracun itu di tulis "Jajanan berbahaya sudah menelan tiga nyawa.......ht2 y moms...awasi sll jajan anak2".

Akibat beredarnya foto cokelat beracun tersebut yang dirasa meresahkan masyarakat, WARTALIKA.id mencoba menggali informasi dengan pihak BNN RI, Kapolda Jateng, dan Kapolres Pekalongan Jateng.

Kapolres Pekalongan Polda Jateng AKBP Fery Sandi Sitepu saat dikonfirmasi menjelaskan pihaknya masih melakukan tahap pendalaman (lidik-red). Ia juga meminta  agar warga masyarakat tetap tenang dengan beredarnya info coklat beracun tersebut.



"Semua patut diduga belum dapat kami simpulkan," kata AKBP Fery Sandi Sitepu saat di hubungi oleh WARTALIKA.id. Sabtu (27/4) sore.

“Belum ada hasil resmi dari dokter maupun hasil lab," tandas Fery. @agung