BLANTERVIO103

GMP Ajak Masyarakat Kawal Ketat Tempat Pemungutan Suara

GMP Ajak Masyarakat Kawal Ketat Tempat Pemungutan Suara
4/14/2019

Jurnalhitz.comPesta Demokrasi Pemilihan Presiden dan Pemilihan Legislatif yang diselenggarakan serentak pada hari Rabu (14/4), tinggal menghitung hari. Gerakan Masyarakat Putih (GMP) mengadakan konferensi pers di Rumah Rakjat, Tebet, Jakarta, Minggu (14/4) dengan tujuan "Jaga Ketat TPS Cermati Kertas Suara Yang Berlubang". Gerakan Masyarakat Putih  (GMP) dipimpin oleh Ketua Habib Umar Al-Hamid, KH. Fahrurozi Ishak, Ustdz. Daud Poliradja, Ustdz. Qomarudin, Ustdz. Amir Hamzah.

Habib Umar Al-Hamid, Ketua Gerakan Masyarakat Putih (GMP) mengatakan pada saat konferensi pers di Jakarta, Minggu (14/4). Bahwa dinamika dan memanasnya suhu politik telah memasuki fase paling rawan setelah sejumlah statement dan kelakuan petahana yang terlihat super panik berhadapan dengan gelombang dashyat aspirasi mayoritas rakyat sebagai pemegang kedaulatan yang menginginkan perubahan dan pergantian Presiden.

Kemudian Habib Umar mengungkapkan, bahwa dengan terjadinya sejumlah kasus baru yang berkaitan OTT KPK , kasus tersebut adalah adanya persiapan ratusan ribu amplop untuk serangan fajar.

Lebih lanjut Ketua Gerakan Masyarakat Putih mengungkapkan, serta fakta rencana kecurangan yang terbongkar di Malaysia, serta saat pencoblosan di Arab Saudi, Qatar, dan Belanda. Seraya ia juga mengatakan, yang mana itu membuktikan indikasi menjadi fakta kecurangan yang dilakukan secara masif.

"Oleh karenanya bukanlah sesuatu yang berlebihan jika pesta demokrasi kali ini telah terpolarisasi menjadi kelompok Pendukung Demokrasi Putih (jujur), berhadapan dengan kelompok pendukung petahana yang menghalalkan segala cara untuk meertahankan kekuasaannya atau kelompok Pendukung Demokrasi Hitam (Curang)," tutur Habi Umar Ketua Gerakan Masyarakat Putih.

Di lain pihak KH. Fahrurozi Ishak mengatakan, meminta dengan sangat kerjasamanya dari pihak penegak hukum Kepolisian Malaysia agar secara profesional menangkap dan membongkar kasus kriminal dengan alat bukti sejumlah saksi dan puluhan ribu kertas suara asli yang sudah di coblos untuk kepentingan pasangan Calon Presiden Jokowi-Ma'ruf dan Caleg Koalisi partai pendukung petahana.

"Mendukung penuh seruan putihkan Tempat Pemungutan Suara dengan menggunakan busana putih, serta melakukan pengawasan dan pengawalan secara ketat proses demokrasi sesuai dengan kaidah Langsung, Umum, Bebas, Rahasia (Luber), Jujur, dan Adil (Jurdil)," tandas Fahrurozi. @agung


Share This Article :
Jurnalhitz

TAMBAHKAN KOMENTAR

480167967060055368