BLANTERVIO103

Diduga Provokatif, Relawan Pro Jokowi-Ma'ruf Center Laporkan Eggi Sudjana

Diduga Provokatif, Relawan Pro Jokowi-Ma'ruf Center Laporkan Eggi Sudjana
4/19/2019

Jurnalhitz.com - Relawan Jokowi yang mengatasnamakan dari Pro Jokowi-Ma'ruf Center (Pro Jomac) berjumlah 6 orang mendatangi Kantor Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Jumat (19/4) pagi. Dalam kedatangan ke Bareskrim Mabes Polri untuk melaporkan Eggi Sudjana, dikarenakan video yang terkait ajakan provokasi kepada masyarakat, dan memberikan pernyataan tentang People Power.

"Kita dari relawan melaporkan Eggi Sudjana atas pernyataannya tentang People Power, kami disini sebagai relawan Jokowi yang mengatasnamakan dari Pro Jomac. Kami menghimbau kepada para tokoh bangsa ini, untuk yang menang jangan jumawa dan untuk yang kalah jangan dendam. Kita bangun Persatuan dan NKRI harga mati," ucap Ketua Bidang Advokasi Pro Jomac. Suryanto PD. SH., MH., M. Kn mengatakan saat ditemui oleh wartawan di Bareskrim Polri, Jakarta, Jumat (19/4).

Lebih lanjut, Suryanto menambahkan, tujuan dari laporan ini untuk memberitahukan kepada masyarakat, bahwa negara kita ini berjalan dan tidak perlu adanya Peolpe Power. "Kalau ada permasalahan hukum pada Pilpres dan Pileg 2019 ada badan yang menangani yaitu Mahkamah Kontitusi (MK)," kata Suryanto.

Kemudian Suryanto menjelaskan, saya juga sangat menyangkan sebagai orang yang terpelajar seperti Dr. Eggi Sudjana membuat pernyataan statement People Power pada negara kita yang berjalan dengan baik dan benar, berikutnya juga sangat menyangkan Prof. Dr. Amien Rais sebagai orang yang terpelajar juga memberikan statemen People Power.

"Padahal negara kita ini adalah negara hukum, negara yang mempunyai aturan yang sangat jelas. Dengan demokrasi yang berkedaulatan rakyat, kami dari relawan menghimbau kepada masyarakat agar jangan mudah terprovokasi," ujar Suryanto.

Suryanto mengatakan, maka kami melaporkan Eggi Sudjana, apabila terjadinya mobilisasi massa kami meminta pada penegak hukum untuk menahan orang-orang yang berbicara mengenai People Power ini. "Itu adalah tujuan kami sebagai relawan Jokowi-Ma'ruf melaporkan Eggi Sudjana kepada penegak hukum di Bareskrim Mabes Polri," ucap Suryanto.

Lebih lanjut, Suryanto mengungkapkan, petugas dari pihak Bareskrim Mabes Polri menerima kami sangat baik, karena butki dari percakapan Eggi Sudjana di dalam video yang telah beredar di media sosual sangat jelas disitu ada unsur tentang penghasutan dan menghimbau kepada masyarakat untuk melakukan People Power apabila ada kecurangan di Pilpers dan Pileg 2019.

"Tapi saat ini belum ada hitungan resmi dari KPU, Quick Count itu di negara manapun ada. Jadi kita tidak bisa mengakatan bohong pada Quick Count tersebut," tutur Suryanto.

"Kita melaporkan secara yuridis Eggi Sudjana, tapi apabila terjadi nanti dilapangan pasti untuk penegak hukum akan menangkap. Polisi menerapkan pasal 160 tentang penghasutan itu yang diterpakn oleh pihak Kepolisan," jelas Suryanto.

"Pelaporan terhadap Eggi Sudjana ini harus segera tindak lanjuti oleh pihak Kepolisian, agar menjadi pelajaran juga dari pihak-pihak lainnya suoaya tidak terjadi lagi beredarnya video ajakan penghasutan di dunia maya," pungkas Suryanto. @agung
Share This Article :
Jurnalhitz

TAMBAHKAN KOMENTAR

480167967060055368