BLANTERVIO103

Dipelopori Relawan KerJo, 10.000 Pengusaha Indonesia Deklarasi Dukung Jokowi-Ma'ruf

Dipelopori Relawan KerJo, 10.000 Pengusaha Indonesia Deklarasi Dukung Jokowi-Ma'ruf
3/21/2019

Jurnalhitz.com - Tiga minggu sebelum Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden pada tanggal 17 April mendatang 10.000 pengusaha Indonesia dari berbagai lapisan, sektor dan latar belakang, mendeklarasikan dukungan kepada Calon Presiden RI dan Calon Wakil Presiden Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

Acara yang dihadiri oleh Joko Widodo ini digelar Kamis petang, 21 Maret 2019, di Istora – Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta. Penyelenggaranya adalah kelompok relawan KerJo (Pengusaha Pekerja Pro Jokowi).

Bertindak dalam kapasitas mereka sebagai pribadi-pribadi dan tidak mengatasnamakan organisasi dan perusahaan, para pengusaha yang mendeklarasikan dukungan kepada Joko Widodo-Ma'ruf Amin ini merupakan tokoh dan pimpinan berbagai organisasi pengusaha dan asosiasi dunia usaha.

Penasehat KerJo dan tokoh pengusaha nasional Sofjan Wanandi menjelaskan dalam konferensi pers yang digelar di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (21/3) siang, latar belakang kenapa deklarasi Joko Widodo-Ma'ruf Amin ini diadakan.

“Dengan segala kelebihan dan kekurangan Beliau selama ini sebagai presiden, kami pengusaha melihat Joko Widodo merupakan figur terbaik untuk memimpin Republik ke depan. Pengusaha ingin kesinambungan dan kepastian arah politik dan ekonomi kita kedepan," tuturnya.

"Kami ingin yang pasti-pasti saja. Kalau Pak Joko Widodo kami sudah tahu track record Beliau,” Sofjan menandaskan.

“Satu pertimbangan penting yang lain, kami melihat Joko Widodo selama ini berani tegas membela Pancasila dan merawat ke-Bhinneka-an bangsa kita yang besar dan majemuk ini.” tambahnya.

Sofjan juga mengatakan dia sepenuhnya setuju apa yang selama ini kerap ditekankan Wakil Presiden Jusuf Kalla di berbagai kesempatan. Ada dua alasan utama kenapa Jokowi perlu didukung supaya terpilih kembali," paparnya.

“Pak Joko Widodo itu bukan figur yang otoriter, dia mau mendengar, tidak gebrak-gebrak meja kalau rapat. Yang kedua, terbukti anaknya cuma jualan martabak dan pisang goreng ; tidak terlibat dalam proyek-proyek besar pemerintah. Ini keteladanan yang luar biasa dan penting sekali bagi semakin berkembangnya iklim usaha yang sehat dan kompetitif di Indonesia.”

Koordinator KerJo, Hariyadi Sukamdani, menjelaskan ada lima hal yang ditekankan dalam Deklarasi Pengusaha yang dibacakan para pengusaha di hadapan Joko Widodo.

1.Kepemimpinan Presiden Joko Widodo dinilai penting untuk dilanjutkan untuk menjaga stabilitas politik dan kesinambungan kebijakan ekonomi-politik Indonesia lima tahun ke depan.
2.Presiden Joko Widodo diyakini telah memperlihatkan sikapnya sebagai pemimpin yang demokratis, tidak otoriter, dan bersedia mendengarkan aspirasi dunia usaha.
3.Presiden Joko Widodo beserta keluarga telah memberikan suri tauladan tidak terlibat praktek KKN, sehingga dapat diandalkan untuk mengembangkan iklim usaha yang kompetitif, tidak monopolistik serta tidak nepotis.
4.Presiden Jokowi selama ini terbukti teguh menjaga ideologi Pancasila dari semakin menyebarnya ancaman ideologi ekstrem yang anti keberagaman.
5.Presiden Jokowi telah menunjukkan ketegasan dan keberaniannya dalam mengambil berbagai kebijakan yang tidak populer tapi strategis untuk pertumbuhan ekonomi nasional ke depan.

“Karena lima pertimbangan itulah, maka kami para pengusaha Indonesia mendeklarasikan sikap untuk mendukung terpilihnya kembali Pak Jokowi sebagai Presiden RI,” tegas Hariyadi.


Sementara Rosan Roeslani menerangkan pengusaha selama ini mencermati berbagai capaian penting pemerintahan Jokowi di sektor ekonomi. Membandingkan berbagai parameter pada Maret 2015 vs Maret 2018, pemerintahan Jokowi telah membukukan berbagai capaian ekonomi penting. Pertumbuhan ekonomi terus membaik, dari 4,88% kini menjadi 5,17% ngka tertinggi sejak 2014. Kemiskinan turun menembus satu digit, dari semula 11,2% (28,6 juta jiwa) menjadi 9,8% saja (25,9 juta).

"Pengangguran juga berhasil dipangkas secara signifikan, dari semula 6,18% (7,5 juta orang) menjadi cuma 5,1% (6,8 juta orang). Ekonomi pun berangsur semakin membaik," tandasnya. @agung

Share This Article :
Jurnalhitz

TAMBAHKAN KOMENTAR

480167967060055368